Breaking News
Join This Site
Amnesty International Desak RI Cegah Hukum Pancung di Aceh

Amnesty International Desak RI Cegah Hukum Pancung di Aceh

JAKARTA- Amnesti Internasional mendesak Pemerintahan RI untuk turun tangan dan mencegah upaya pemberlakukan hukuman pancung untuk kehajatan pembunuhan di provinsi Aceh.

Menurut organisasi non-pemerintahan internasional yang bergerak dalam promosi Hak Asasi Manusia (HAM), alasan bahwa pemenggalan kepala memiliki efek jera terhadap kejahatan sama sekali tidak berdasar dan tidak dapat diterima.

Direktur Amnesty Internasional di Indonesia, Usman Hamid mengatakan "Tidak ada bukti bahwa hukuman mati memiliki efek jera khusus terhadap kejahatan, betapapun mengerikannya metode eksekusi itu".

Pemerintah Aceh tidak dapat menggunakan dalih status ekonomi khusus untuk dapat menerapkan kebijakan yang melanggar HAM, tambah Usman Hamid.

Pemerintah Aceh mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan pemberlakuan hukum pancung guna mengurangi kasus pembunuhan di sana.

"Mereka ingin mengikuti jejak negara-negara Arab Saudi, yang secara efektif mengurangi jumlah pembunuhan setelah menerapkan hukuman pancung. Pemenggalan kepala lebih sesuai dengan hukum islam dan akan menimbulkan efek jera hukuman ketat diterapkan untuk menyelamatkan nyawa manusia,". kata Kabid Bina Hukum Syariat Islam dan HAM dinas syariat islam Provinsi Aceh Dr. Syukri M Yusuf. (MKL)